Berita di internet yang mulai banyak diisi iPhone dan proyek Android Google membuat Nokia jadi gerah. Dan langkah yang diambil Nokia untuk mengantisipasi langkah Apple dan Google ini tak main-main.
Nokia membeli sistem operasi Symbian yang kemudian akan dijadikan royalty-free open platform untuk pengembangan aplikasi ponsel. Kabarnya AT&T, LG, Samsung, STMicroelectronics, Texas Intruments dan Vodaphone juga bergabung dalam usaha Nokia ini.
Jelas bahwa tujuan dari usaha ini adalah untuk menandingi proyek Open Handset Alliance (OHA) milik Google dan produknya Android. Namun bila dilihat lebih jauh, sebenarnya 2 proyek yang berjalan secara terpisah ini masih harus menghadapi ancaman yang lebih besar, iPhone.
Keputusan Apple untuk meluncurkan iPhone 2 di lebih dari 70 negara jelas mengancam dominasi pasar ponsel yang sampai saat ini masih dipegang Nokia.
Seperti diberitakan VentureBeat hari Selasa (24/06/08) dikabarkan bahwa sebenarnya Nokia adalah pemegang saham terbesar Symbian. Dan langkah terakhir yang diambil Nokia ini adalah membeli sisa saham sehingga posisi Nokia sebagai pengambil keputusan lebih kokoh lagi. Konon Nokia harus mengeluarkan biaya lebih dari US$400 juta untuk proyek Symbian ini. Bisa jadi Nokia memang khawatir dengan invasi yang dilakukan Apple dengan iPhone 2-nya.
Symbian, Dibeli Untuk Digratiskan
Sponsored LinksDiposkan oleh anton
Label: gadgets

